Skip to main content

Old Hanbok



What are those? Can you guess? Those are Hanbok. Hanbok is Korean traditional dress. It’s very beautiful, my favorite kind of dress. In fact, I love to wear for special occasion. So far, I have worn hanbok at the school graduation and my friend’s engagement party. I plan to wear it to a wedding party. By wearing it, I feel really special. People start to stare. Hehehe…that’s why I feel special.
Now, I will explain a bit about hanbok. But I am not an expert so I took the information from the internet,
www.korea.net. the hanbok worn by women as everyday attire consists chiefly of the following: a dress ( jeogori ), a skirt ( chima ), and undergarments, such as an undershirt ( sokjeogori ), under pants ( gojaeng-i ), inner skirt ( sokchima ) and socks ( beoseon ). Men's hanbok are made up of jeogori, pants ( baji ), an overcoat ( durumagi ), vest, outer coat ( magoja ) and socks ( beoseon ). Western accessories such as shoes and handbag are also used.
The hanbok on the picture is a used one. I bought my hanbok at the traditional market which is called “CIMOL” at Gedebage Market, in Bandung. They sell those hanbok at a reasonable price if you know how to bargain. They may look old and dirty but once you wash them, they will look like a brand new ones. You need to be very careful in choosing and be good in doing the bargain for the price.
So, if you want to have a hanbok with a very cheap price, just go to CIMOL at Gedebage Market in Bandung. It’s quite famous site, so you won’t get lost. Go shopping till you drop!
^^/
Sansan

Comments

Popular posts from this blog

Aku Ingin Nonton Bareng Bapak

Aku Ingin Nonton Bareng Bapak Akhir-akhir ini aku sering teringat Bapaku. Suasana rumah pun terasa hambar. Perasaan rumah terasa membosankan. Tanggal 25 September ini akan ada film Laskar pelangi. Bapa suka sekali bukunya. Aku ingin nonton bersama Bapa. Aku ingin melihat reaksi beliau saat sedih karena terharu dan tertawa karena lucu. Bapak, aku rindu....

Dora The Explorer Dan Oreo Termahal

Dora the Explorer Dan Oreo Termahal Badan pegal – pegal karena terpenjara selama lebih dari lima jam. Ditambah lagi harus berhimpitan di kerumunan manusia saat festival. Begitu masuk ke dalam  subway , yang pertama kali ingin kulakukan adalah tidur. Ah leganya ketika kulihat ada kursi kosong yang bisa kududuki. Enaknya bisa selonjoran untuk mehilangkan rasa pegal di kaki. Rupanya ketika aku tertidur, muridku iseng mengambil foto diriku yang sedang tertidur. Refleks aku terbangun. Begitu tersadar, tiba – tiba muncul seorang anak kecil bersama ibunya. Mereka berdiri tepat di hadapanku. Harusnya aku beri kursi itu pada mereka tapi ada sedikit kebingungan soal memberi tempat duduk di Korea atau di Jepang. Terkadang para orang tua menolak tawaran tersebut. Terlebih lagi jika kita menawarkan kursi itu pada orang yang masih muda. Salah satu alasan yang kutahu adalah mereka tak ingin terlihat seperti orang tua. Maka, tak heran jika beberapa orang tua pun terkadang menolak diberi ...

Naga Bonar Jadi 2

Baru-baru ini aku dikejutkan oleh film Indonesia. Sudah lama setelah Jomblo aku ga nonton film Indonesia lagi (abis yang berkeliaran banyaknya hantu2 mulu sih). Jomblo keren banget. Akhirnya ada film yang bikin aku ngakak bukan ketakutan ga karuan. Tapi tetep novelnya lebih bikin aku ngakak (aku ketawa2 sendirian di bis). Sekarang ada film keren yang lain. Isinya lebih mantap. Di film ini aku bisa merasa sedih, lucu, malu dan miris. Dedi Mizwar keren banget. Sebelum ini ada juga film Indonesia yang keren. Kalo ga salah judulnya simbol. Itu tuh yang ada ayam jagonya. Tokoh anaknya dan temen2nya kayaknya kalah keren sama tokoh bapaknya, Naga Bonar. Trus masih lebih keren juga dari tokoh supir bajaj, polisi dan tukang karpet (Indra Birowo). Pemain yang lainnya aktingnya masih harus lebih diasah kayaknya (sok banget aku). Film ini aku masukan dalam kategori must see movie. Yang ga doyan film Indonesia, kamu mesti check yang satu ini. Ini beda dari yang lain. Pulang dari bios...