Skip to main content

인도네시아 음식 (Indonesian street snacks)


We have eaten some of the Korean dishes. Now, it is our turn to introduce our guests, Hye Ryong and Won to our Indonesian food. They are Bala-bala, Cakue, Cireng and Onde-onde. After eating 부침개, we remembered our Indonesian food called Bala-bala. The taste is almost the same. For Bala-bala, you need carrot, cabbage and you can add shrimp if you like. Mix all of them with flour and fry the mixture in small size. You need tapioca for Cireng. You can add ground peanuts—which was mixed with some red peppers—inside. I don’t know the recipe for making Cakue and Onde-onde. Well, you can always search it in the internet, right? So, finally our Korean guests could taste the Indonesian side dish. Hye Ryong said that they had the dish that tasted the same like Cakue and Onde-onde but they didn't have Cireng in Korea. Well, you can only find Cireng in Bandung and maybe in Sundanese area or some towns near Bandung. After tasting those four side dishes, we took them to Sorabi parlor. Sorabi or Serabi is pancake made of rice flour. The famous site for Sorabi (Sundanese language) or Serabi (Indonesian language) parlors is in Setiabudi. They actually pass the parlors everyday because their school is near those parlors. The Sorabi parlors in that area offer you many variety of Sorabi. The traditional ones are sweet Sorabi and Sorabi oncom. Sweet Sorabi is Sorabi that is dipped into palm sugar sauce. Whereas Surabi oncom is Surabi which has oncom as its topping. Oncom is a fermented cake made from soybean sediment. Now, Sorabi can be mixed with cheese, banana, chocolate, milk, egg, and even with strawberry sauce. My mom and I sometimes make Sorabi at home during holiday. For making Sorabi, you need the clay bowl that has cover. It is not expensive. You can buy it at traditional market. Curious about Sorabi, just go to Jalan Setiabudi near UPI. It’s very delicious. 잘 먹겠습니다 ^^.
P.s. here's a blog a bout Serabi, http://foodid.blogspot.com/2005/02/many-kinds-of-indonesian-pancakes-part.html
and bala-bala http://masakanindonesia.blogspot.com/2007/03/bala-bala.html

Comments

Popular posts from this blog

Aku Ingin Nonton Bareng Bapak

Aku Ingin Nonton Bareng Bapak Akhir-akhir ini aku sering teringat Bapaku. Suasana rumah pun terasa hambar. Perasaan rumah terasa membosankan. Tanggal 25 September ini akan ada film Laskar pelangi. Bapa suka sekali bukunya. Aku ingin nonton bersama Bapa. Aku ingin melihat reaksi beliau saat sedih karena terharu dan tertawa karena lucu. Bapak, aku rindu....

Dora The Explorer Dan Oreo Termahal

Dora the Explorer Dan Oreo Termahal Badan pegal – pegal karena terpenjara selama lebih dari lima jam. Ditambah lagi harus berhimpitan di kerumunan manusia saat festival. Begitu masuk ke dalam  subway , yang pertama kali ingin kulakukan adalah tidur. Ah leganya ketika kulihat ada kursi kosong yang bisa kududuki. Enaknya bisa selonjoran untuk mehilangkan rasa pegal di kaki. Rupanya ketika aku tertidur, muridku iseng mengambil foto diriku yang sedang tertidur. Refleks aku terbangun. Begitu tersadar, tiba – tiba muncul seorang anak kecil bersama ibunya. Mereka berdiri tepat di hadapanku. Harusnya aku beri kursi itu pada mereka tapi ada sedikit kebingungan soal memberi tempat duduk di Korea atau di Jepang. Terkadang para orang tua menolak tawaran tersebut. Terlebih lagi jika kita menawarkan kursi itu pada orang yang masih muda. Salah satu alasan yang kutahu adalah mereka tak ingin terlihat seperti orang tua. Maka, tak heran jika beberapa orang tua pun terkadang menolak diberi ...

Naga Bonar Jadi 2

Baru-baru ini aku dikejutkan oleh film Indonesia. Sudah lama setelah Jomblo aku ga nonton film Indonesia lagi (abis yang berkeliaran banyaknya hantu2 mulu sih). Jomblo keren banget. Akhirnya ada film yang bikin aku ngakak bukan ketakutan ga karuan. Tapi tetep novelnya lebih bikin aku ngakak (aku ketawa2 sendirian di bis). Sekarang ada film keren yang lain. Isinya lebih mantap. Di film ini aku bisa merasa sedih, lucu, malu dan miris. Dedi Mizwar keren banget. Sebelum ini ada juga film Indonesia yang keren. Kalo ga salah judulnya simbol. Itu tuh yang ada ayam jagonya. Tokoh anaknya dan temen2nya kayaknya kalah keren sama tokoh bapaknya, Naga Bonar. Trus masih lebih keren juga dari tokoh supir bajaj, polisi dan tukang karpet (Indra Birowo). Pemain yang lainnya aktingnya masih harus lebih diasah kayaknya (sok banget aku). Film ini aku masukan dalam kategori must see movie. Yang ga doyan film Indonesia, kamu mesti check yang satu ini. Ini beda dari yang lain. Pulang dari bios...