Skip to main content

CARI COLOKAN

CARI COLOKAN

Beginilah kalo udah jadi penggila internet. Sayang kalo ada kesempatan nge-net gratis tapi ga bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Ceritanya, Jumat minggu lalu aku ama Mia seperti yang sudah direncanakan kita janji ketemuan per-enam bulanan kita di tempat biasa BSM (walaupun rumah kita sama-sama di Bandung tapi kita jarang ketemu karena beda waktu hidup. Mia hidup dari malam hari karena kerja di koran). Sebelumnya aku udah pinjem laptop dari muridku. Sayangnya laptop muridku itu batrenya ga asli, jadinya paling tahan cuma sejaman. Nah, rugi kan cuma nge-net gratis sejam. Makanya sebelum Mia dateng, aku berkeliling BSM mencari colokan gratis. Tapi sayang, semua cuma ada di cafe yang brarti kita mesti beli makanan di situ baru bisa nyolok listrik gratis.
Ternyata, di semua lantai itu banyak colokan, sayang itu bukan untuk konsumsi umum. Dan beneran begitu satu jam, aku dan Mia harus mencari-cari colokan. Akhirnya tidak disangka-sangka kami menemukan yang gratis. Di manakah tempatnya? SStttttt rahasia! Tar kalo dikasih tau, semua pada berebut di tempat itu. , so it will remain as our little secret!

Comments

Popular posts from this blog

Aku Ingin Nonton Bareng Bapak

Aku Ingin Nonton Bareng Bapak Akhir-akhir ini aku sering teringat Bapaku. Suasana rumah pun terasa hambar. Perasaan rumah terasa membosankan. Tanggal 25 September ini akan ada film Laskar pelangi. Bapa suka sekali bukunya. Aku ingin nonton bersama Bapa. Aku ingin melihat reaksi beliau saat sedih karena terharu dan tertawa karena lucu. Bapak, aku rindu....

Dora The Explorer Dan Oreo Termahal

Dora the Explorer Dan Oreo Termahal Badan pegal – pegal karena terpenjara selama lebih dari lima jam. Ditambah lagi harus berhimpitan di kerumunan manusia saat festival. Begitu masuk ke dalam  subway , yang pertama kali ingin kulakukan adalah tidur. Ah leganya ketika kulihat ada kursi kosong yang bisa kududuki. Enaknya bisa selonjoran untuk mehilangkan rasa pegal di kaki. Rupanya ketika aku tertidur, muridku iseng mengambil foto diriku yang sedang tertidur. Refleks aku terbangun. Begitu tersadar, tiba – tiba muncul seorang anak kecil bersama ibunya. Mereka berdiri tepat di hadapanku. Harusnya aku beri kursi itu pada mereka tapi ada sedikit kebingungan soal memberi tempat duduk di Korea atau di Jepang. Terkadang para orang tua menolak tawaran tersebut. Terlebih lagi jika kita menawarkan kursi itu pada orang yang masih muda. Salah satu alasan yang kutahu adalah mereka tak ingin terlihat seperti orang tua. Maka, tak heran jika beberapa orang tua pun terkadang menolak diberi ...

Naga Bonar Jadi 2

Baru-baru ini aku dikejutkan oleh film Indonesia. Sudah lama setelah Jomblo aku ga nonton film Indonesia lagi (abis yang berkeliaran banyaknya hantu2 mulu sih). Jomblo keren banget. Akhirnya ada film yang bikin aku ngakak bukan ketakutan ga karuan. Tapi tetep novelnya lebih bikin aku ngakak (aku ketawa2 sendirian di bis). Sekarang ada film keren yang lain. Isinya lebih mantap. Di film ini aku bisa merasa sedih, lucu, malu dan miris. Dedi Mizwar keren banget. Sebelum ini ada juga film Indonesia yang keren. Kalo ga salah judulnya simbol. Itu tuh yang ada ayam jagonya. Tokoh anaknya dan temen2nya kayaknya kalah keren sama tokoh bapaknya, Naga Bonar. Trus masih lebih keren juga dari tokoh supir bajaj, polisi dan tukang karpet (Indra Birowo). Pemain yang lainnya aktingnya masih harus lebih diasah kayaknya (sok banget aku). Film ini aku masukan dalam kategori must see movie. Yang ga doyan film Indonesia, kamu mesti check yang satu ini. Ini beda dari yang lain. Pulang dari bios...