Skip to main content

Akhirnya Keponakanku Sekolah Juga

Akhirnya Keponakanku Sekolah Juga


Setelah lama menunggu, akhirnya keponakanku yang sering bermain di rumah, Fitria Humaira, tanggal 14 Juli kemarin resmi terdaftar sebagai murid baru.
Sebelumnya terjadi drama dulu. Dia sempat dinyatakan tidak lolos seleksi karena umurnya yang masih 6 tahun 2 bulan. Begitu tau tidak bisa sekolah, dia menangis karena dia sudah ingin sekali sekolah. Semua perlengkapan dan seragam sekolah sudah dibeli. Tadinya ortunya akan menunggu tahun depan saja. Tapi sodaraku yang lain memberikan info kalo SD yang lain jumlah muridnya masih kurang. Dengan dibarengi ibuku, ortu keponakanku itu pergi menemui kepala sekolahnya yang dulunya adalah guru aku dan sodara-sodaraku.
Beberapa hari menunggu berbuah berita yang membahagiakan. Keponakanku bisa sekolah. Betapa senangnya dia. Dia jadi bisa bangun pagi. Rumahnya jauh dari sekolah. Setiap pagi diantarkan dengan naik motor oleh ayahnya. Dia akan singgah di rumahku untuk berganti pakaian atau memakai sepatu. Lalu pergi diantar ibunya. Ibunya hanya memastikan dia masuk kelas lalu pulang lagi. Baru dijemput saat pulang. Dibiasakan untuk mandiri dari sejak dini.
Setiap pulang sekolah, pasti aku excited tanya PR atau kegiatan dia di kelas. Serasa aku yang jadi ibunya aja. Dipastikan PR sudah selesai dikerjakan dan belajar selama beberapa menit, barulah dia bisa pergi bermain.
Keponakanku itu selalu punya kata-kata yang lucu. Beberapa hari yang lalu, dia berhasil membuat kita tertawa riang. Saat ibuku menanyakan jajanan apa yang sedang dia makan, dia menyebukan kata makorni. Ibuku mengulang pertanyaannya dan dia jawab sama. Kontan ibuku tertawa. Dia heran lalu bertanya mengapa ibuku tertawa. Ibuku memberitahunya bahwa jajanan yang sedang dia makan itu namanya makroni bukan makorni.
Sepertinya dia punya masalah saat harus menyebutkan huruf konsonan yang berdempetan dengan huruf R. Tapi setelah itu, dia akan memperbaiki ucapannya. Ini daftar kata-katanya yang lucu. Wondermon = wonderwoman, Surafit = Suprafit, parbik = pabrik, sepaltik = plastik, wahluh = waluh, makorni = makroni, babala = bala-bala, boled = abon, dan bebeh = hihid (kipas untuk mengkipasi nasi)
Aku ga tahan pasti pengen ketawa setiap inget kata-kata itu. ( ̄▽ ̄)ノ_彡☆バンバン!! Tapi jangan pernah ngomong kata-kata salah itu di depan dia, dia pasti marah. Dia akan membetulkan kata-kata itu.

Comments

Popular posts from this blog

Aku Ingin Nonton Bareng Bapak

Aku Ingin Nonton Bareng Bapak Akhir-akhir ini aku sering teringat Bapaku. Suasana rumah pun terasa hambar. Perasaan rumah terasa membosankan. Tanggal 25 September ini akan ada film Laskar pelangi. Bapa suka sekali bukunya. Aku ingin nonton bersama Bapa. Aku ingin melihat reaksi beliau saat sedih karena terharu dan tertawa karena lucu. Bapak, aku rindu....

Dora The Explorer Dan Oreo Termahal

Dora the Explorer Dan Oreo Termahal Badan pegal – pegal karena terpenjara selama lebih dari lima jam. Ditambah lagi harus berhimpitan di kerumunan manusia saat festival. Begitu masuk ke dalam  subway , yang pertama kali ingin kulakukan adalah tidur. Ah leganya ketika kulihat ada kursi kosong yang bisa kududuki. Enaknya bisa selonjoran untuk mehilangkan rasa pegal di kaki. Rupanya ketika aku tertidur, muridku iseng mengambil foto diriku yang sedang tertidur. Refleks aku terbangun. Begitu tersadar, tiba – tiba muncul seorang anak kecil bersama ibunya. Mereka berdiri tepat di hadapanku. Harusnya aku beri kursi itu pada mereka tapi ada sedikit kebingungan soal memberi tempat duduk di Korea atau di Jepang. Terkadang para orang tua menolak tawaran tersebut. Terlebih lagi jika kita menawarkan kursi itu pada orang yang masih muda. Salah satu alasan yang kutahu adalah mereka tak ingin terlihat seperti orang tua. Maka, tak heran jika beberapa orang tua pun terkadang menolak diberi ...

Naga Bonar Jadi 2

Baru-baru ini aku dikejutkan oleh film Indonesia. Sudah lama setelah Jomblo aku ga nonton film Indonesia lagi (abis yang berkeliaran banyaknya hantu2 mulu sih). Jomblo keren banget. Akhirnya ada film yang bikin aku ngakak bukan ketakutan ga karuan. Tapi tetep novelnya lebih bikin aku ngakak (aku ketawa2 sendirian di bis). Sekarang ada film keren yang lain. Isinya lebih mantap. Di film ini aku bisa merasa sedih, lucu, malu dan miris. Dedi Mizwar keren banget. Sebelum ini ada juga film Indonesia yang keren. Kalo ga salah judulnya simbol. Itu tuh yang ada ayam jagonya. Tokoh anaknya dan temen2nya kayaknya kalah keren sama tokoh bapaknya, Naga Bonar. Trus masih lebih keren juga dari tokoh supir bajaj, polisi dan tukang karpet (Indra Birowo). Pemain yang lainnya aktingnya masih harus lebih diasah kayaknya (sok banget aku). Film ini aku masukan dalam kategori must see movie. Yang ga doyan film Indonesia, kamu mesti check yang satu ini. Ini beda dari yang lain. Pulang dari bios...